Bahan Kimia Pembersih
Sabun dan
detergen
dapat menjadikan
lemak dan minyak yang tadinya tidak
dapat bercampur
dengan air menjadi mudah bercampur
Kita perlu
hati-hati dalam memilih bahan pembersih,
bahan tersebut
jangan sampai menimbulkan pengaruh
yang buruk
terhadap lingkungan.
a)
Sabun
Lebih dari 2.000
tahun yang lalu orang sudah mengenal sabun. Orang pada saat itu mengenal sebuah
proses yang disebut saponifikasi. Saponifikasi adalah reaksi antara minyak atau
lemak, baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (nabati) maupun yang berasal dari
hewan (hewani) dengan basa-basa tertentu yang dihasilkan dari abu (alkali)
tumbuh-tumbuhan (natrium hidoksida dan kalium hiodroksida. Reaksi dalam pembuatan sabun adalah :Gliserin + NaOH
(soda api) gliserol +
natrium karboksilat (sabun)
Zat
di dalam sabun yang menakutkan
1.Warna buatan (seperti Blue 1, Red 33, Yellow 5, dan
Titanium Dioxide)
Tapi penelitian menunjukkan bahan itu bisa menjadi
karsinogen (zat penyebab kanker) jika dihirup dalam ukuran partikel yang sangat
kecil.
2.Pewangi buatan
Berasal dari petrokimia, wewangian dalam kemasan
disebut sebagai "parfum" atau "fragrance oil". Ini bisa
menyebabkan alergi dan kulit sensitift.
3.Triclosan
Sabun antibakteri dan antimikroba sering mengandung triclosan yang bisa menyebabkan iritasi kulit.
Sabun antibakteri dan antimikroba sering mengandung triclosan yang bisa menyebabkan iritasi kulit.
4.Sodium Lauryl and Laureth Sulfate (SLS)
Ini adalah bahan kimia agar berbusa. Bahan kimia ini bisa menyebabkan iritasi kulit dan peradangan.
Ini adalah bahan kimia agar berbusa. Bahan kimia ini bisa menyebabkan iritasi kulit dan peradangan.
5.Methylisothiazolinone
Penelitian menunjukkan ini bisa menjadi neurotoxin, suatu zat yang mempengaruhi sistem saraf.
Penelitian menunjukkan ini bisa menjadi neurotoxin, suatu zat yang mempengaruhi sistem saraf.
6.Tetrasodium Etidronate
Ini adalah agen pengkelat yang digunakan untuk melunakkan air dan mencegah buih sabun. "Namun itu memperburuk masalah di kulit, khususnya eksim," kata Culhaci.
Ini adalah agen pengkelat yang digunakan untuk melunakkan air dan mencegah buih sabun. "Namun itu memperburuk masalah di kulit, khususnya eksim," kata Culhaci.
7.Propylene Glycol
Ini adalah agen penebalan yang dikenal memecah sel-sel kulit dan menyebabkan iritasi.
Ini adalah agen penebalan yang dikenal memecah sel-sel kulit dan menyebabkan iritasi.
8. Kimia aditif seperti
Mineral Oil dan Petroleum Oil
"Mineral dan petroleum oil sering digunakan memberikan sensasi halus pada kulit ketika digunakan, yang menjadi titik jual bagi konsumen, tapi mereka sering comedogenic, bisa menciptakan komedo.
"Mineral dan petroleum oil sering digunakan memberikan sensasi halus pada kulit ketika digunakan, yang menjadi titik jual bagi konsumen, tapi mereka sering comedogenic, bisa menciptakan komedo.
a.deterjen
Detergen
adalah campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk
membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Pada umumnya, detergen
mengandung bahan-bahan berikut:
-Surfaktan (surface active agent) merupakan zat aktif permukaan yang
mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak).
-Filler (pengisi) adalah bahan tambahan deterjen yang tidak
mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci, tetapi menambah kuantitas.
-Aditif adalah
bahan suplemen / tambahan untuk membuat produk lebih menarik, misalnya pewangi,
pelarut, pemutih, pewarna dst, tidak berhubungan langsung dengan daya cuci
deterjen. Additives ditambahkan lebih untuk maksud komersialisasi produk.Dll
Pencemaran Alam Sekitar oleh Detergen dan
Bahan Tambahan dalam Detergen
1.
Detergen
yang berantai lurus tidak terbiodegradasikan, yaitu tidak terurai oleh bakteria
atau mikroorganisma.
2.
Apabila
air cucian yang mengandungi detergen dibuang ke dalam talian air atau ke dalam
sungai, pencemaran air berlaku dan hidupan akuatik akan mati.
3.
Apabila
sebatian fosfat yang ditambahkan kepada detergen dibuang ke dalam sungai atau
tasik akan berlaku pertumbuhan rumpai air dan alga yang sangat cepat. Hal ini
akan menyebabkan kandungan oksigen terlarut di dalam air sangat berkurangan dan
hidupan akuatik akan mati.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar